Pemantauan atas Penyaluran Bantuan Siswa Miskin (BSM) untuk Siswa di Kota Balikpapan

21/02/2014 – 18:05

Samarinda, Jumat (21/02/2014)

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Pemerintah Kota Balikpapan menyelenggarakan acara Pemantauan atas Penyerahan Bantuan Siswa Miskin (BSM) untuk Siswa di Kota Balikpapan, bertempat di Balikpapan Sport and Convention Center, Jumat 21 Februari 2014. Penyerahan sertifikat BSM dilakukan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Menengah, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M. Eng.  Kepada Walikota Balikpapan, H.M. Rizal Effendi, S.E.yang disaksikan oleh Anggota VI BPK RI, Dr. H. Rizal Djalil, dan Gubernur Kaltim, Dr. Awang Faroek Ishak. dilanjutkan dengan penyerahan BSM oleh Direktur Jenderal Pendidikan Dasar, Hamid Muhammad, Ph.d, kepada perwakilan siswa-siswi SD, SMP, SMA, dan SMK.

 

Program BSM merupakan program nasional dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan yang dimaksudkan untuk mengamankan upaya jangka panjang guna memutus rantai kemiskinan dengan memastikan masyarakat miskin bisa mengakses pendidikan, sehingga mutu sumber daya manusia Indonesia terus meningkat dan mampu bersaing dalam era masyarakat global. Program ini bertujuan :

  1. Untuk menghilangkan halangan siswa miskin berpartisipasi untuk bersekolah dengan membantu siswa miskin memperoleh akses pelayanan pendidikan yang layak;
  2. Mencegah siswa putus sekolah karena ketiadaan biaya;
  3. Membantu siswa memenuhi kebutuhan dalam kegiatan pembelajaran,;
  4. Mendukung program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun (bahkan hingga tingkat Sekolah Menengah Atas); serta

 

Siswa Penerima BSM ini berasal dari keluarga yang menerima Kartu Perlindungan Sosial (KPS) yang memiliki anak usia sekolah. Dana BSM yang diberikan kepada siswa mulai dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK hingga perguruan tinggi melalui mekanisme transfer langsung ke rekening siswa dari bank pelaksana yang sudah ditunjuk oleh pemerintah. Dalam hal ini, BPK berperan mengawasi dan memantau program BSM sampai langsung ke tangan siswa. Karena Program penyaluran BSM merupakan salah satu obyek pemeriksaan utama BPK.

 

Dalam acara pemantauan penyerahan BSM ini dihadiri oleh siswa yang mewakili penerima BSM sebanyak 1.000 siswa didampingi orang tua murid, guru dan kepala sekolah, serta komite sekolah. Jumlah siswa yang hadir dalam acara tersebut terdiri atas 500 siswa SD, 350 siswa SMP, dan 150 siswa SMA/SMK.Pada akhirnya, Program BSM diharapkan dapat terlaksana dengan Tepat Sasaran, Tepat Waktu, dan Tepat Cara. Selain itu, guna mendukung penuntasan wajib belajar pendidikan dasar, bahkan hingga tingkat perguruan tinggi, serta membantu kelancaran program sekolah, dan untuk kedepannya akan menghasilkan generasi emas bangsa.

 

Subbagian Hukum dan Humas

BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur


  • Slideshow