Upacara memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-68

22/08/2013 – 10:52
Gambar 1. Komandan Upacara memimpin Upacara Bendera memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-68

Gambar 1. Komandan Upacara memimpin Upacara Bendera memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-68

Samarinda (19/08/2013)

Sabtu (17/08/13), bertempat di halaman kantor BPK RI Perwakilan Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur dilaksanakan Upacara Bendera memperingati Hari Ulang Tahun ke-68 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI kali ini mengambil tema “Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945 BPK  Menjaga Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi Guna Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat”.

Upacara yang dimulai pukul 07.30 wita ini diikuti oleh seluruh pegawai beserta jajaran pejabat struktural dan fungsional. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kepala Perwakilan, Sri Haryoso Suliyanto, sedangkan yang bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Ketua Tim Senior, Abdul Hakim.

 _DSC0179

Gambar 2. Seluruh pegawai dengan hikmat mengikuti upacara bendera

Pada kesempatan tersebut Kepala Perwakilan membacakan pidato Ketua BPK RI. Dalam pidatonya, Ketua BPK RI menyampaikan bahwa BPK sebagai lembaga negara yang bertugas memeriksa pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara berperan besar dalam menjaga dan memastikan keuangan negara dipergunakan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat.

BPK telah mampu mendorong perbaikan kualitas laporan keuangan, baik di tingkat pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) telah memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) sejak tahun anggaran 2009. Jumlah Laporan Keuangan Kementerian dan Lembaga (LKKL) dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) yang memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) juga meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Tantangan yang dihadapi BPK adalah tingginya ekspetasi masyarakat yang menginginkan jika suatu entitas telah memperoleh opini WTP maka seharusnya entitas tersebut bebas dari korupsi. Atas harapan masyarakat tersebut BPK harus meningkatkan kualitas hasil pemeriksaan dengan meningkatkan pemahaman audit berbasis resiko (risk based audit) dan melaksanakannya dalam pemeriksaan. Dengan pemeriksaan yang baik BPK dapat mendorong penggunaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel.

 _DSC0227

Gambar 3. Kepala Perwakilan menjadi inspektur upacara

Sebagai penutup, Ketua BPK menyampaikan bahwa seluruh kerja yang dilakukan oleh BPK  adalah dalam rangka mengisi kemerdekaan, Ketua BPK juga mengajak seluruh jajaran pegawai BPK untuk melaksanakan tugas dengan menjunjung tinggi independensi, integritas, dan profesionalisme. (abs)_DSC0201


  • Slideshow

    no images were found